Posted by: cahyopa | April 4, 2009

Diambil dari Artikel Bo Sanchez ——————————————————————————— APAKAH ANDA INGIN MERASA SANGAT BAHAGIA?

Diambil dari Artikel Bo Sanchez
———————————————————————————

APAKAH ANDA INGIN MERASA SANGAT BAHAGIA?

Saya akan ceritakan pada Anda sebuah kisah menggelikan.

Suatu pagi, seorang wanita merasa sedih ketika ia bercermin.  Ia
menemukan ia hanya memiliki tiga helai rambut di kepalanya.  Tiba-
tiba, ia tersenyum.  “Hari ini,” katanya, “Saya akan mengepang rambut
saya!”  Dan setelah melakukannya, ia berjalan keluar rumah dan
bersenang-senang.

Pagi berikutnya, wanita itu bangun dan merasa sedih tatkala ia
bercermin.  Ia menemukan ia hanya memiliki dua helai rambut.  Tiba-
tiba, ia tersenyum.  “Hari ini,” katanya, “Saya akan menyisir dengan
belahan di tengah.”  Setelah ia melakukannya, ia berjalan keluar rumah
dan bersenang-senang.

Pagi berikutnya, wanita itu bangun dan merasa sedih tatkala ia
bercermin.  Ia menemukan ia hanya memiliki sehelai rambut yang
tersisa.  Tiba-tiba, ia tersenyum.  “Hari ini,” katanya, “Saya akan
menyisir rambut saya menjadi berponi.”  Setelah ia melakukannya, ia
berjalan keluar rumah dan bersenang-senang.

Pagi berikutnya, wanita itu bangun dan merasa sedih tatkala ia
bercermin.  Ia menemukan tak ada lagi rambut yang tersisa.  Tiba-tiba,
ia tersenyum.  “Yiipiii!” teriaknya kegirangan, “Saya tidak perlu
repot dengan rambut hari ini!”  Dengan segera, ia berjalan keluar dan
bersenang-senang.

Anda ingin menjadi bahagia?

Inilah caranya…

PERBEDAAN ANTARA KESENANGAN DAN KEBAHAGIAAN

Sebuah kue coklat dengan coklat yang tebal memberi kesenangan.

Sebuah film komedi, dengan setoples popcorn, memberi kesenangan.

Sebuah ciuman memberi kesenangan.

Menaiki roller coaster memberi kesenangan.

Apa perbedaan antara kesenangan dan kebahagiaan?

Kesenangan adalah suatu pekerjaan luar.

Sedangkan kebahagiaan adalah suatu pekerjaan bagian dalam.

Kebahagiaan tidak tergantung pada kondisi eksternal apapun.  Yap,
sekalipun jika Anda hanya memiliki tiga helai rambut di kepala Anda.

Kebahagiaan bukan berarti tidak ada masalah.

Omong-omong, apakah Anda ingin saya tunjukkan beberapa orang yang
tidak punya masalah?  Bagus.  Bawalah sekop Anda dan mari menggali
mereka dari kubur mereka.

Alkitab tidak berkata, “Bersukacitalah kadang-kadang.”  Atau
“Bersukacitalah di saat engkau tidak punya masalah.”  Alkitab
mengatakan, “Bersukacitalah senantiasa.”

Apakah itu mungkin?  Maksud saya, realistislah.  Tak seorangpun akan
bahagia selama 365 hari setahun.

Tapi Alkitab mengatakan, “Bersukacitalah senantiasa” karena
kebahagiaan bukanlah suatu suasana hati.

Kebahagiaan bukan juga suatu perasaan.

Kebahagiaan adalah sebuah cara hidup.

7 KUNCI KEBAHAGIAAN

Saya tahu orang-orang aneh yang berjalan di atas bumi ini yang sungguh-
sungguh bahagia.  Tidak berlebihan.  Tapi sungguh-sungguh merasa
sukacita dalam hati mereka.  (Hei, Anda mungkin salah satu dari
mereka.  Selamat!)

Saya kenal mereka.  Beberapa dari mereka adalah sahabat saya.

Karena pekerjaan saya, saya bepergian ke seluruh dunia!

Hitungan terakhir: 36 negara.  Itu berarti banyak penerbangan, jet
lag, dan kehilangan bagasi.  Tapi juga berarti saya telah bertemu
lebih banyak orang dari rata-rata orang di jalan.  Itu bukan hanya
soal jumlah atau bermacam-macam orang yang sudah saya temui.  Karena
saya adalah seorang pengkotbah, saya tidak hanya sudah bertemu mereka,
saya sudah menjalin relasi yang cukup dalam dengan beberapa dari
mereka.  Seperti pada pertemuan pertama kami (atau telepon atau
email), mereka membuka hati mereka dan menceritakan pada saya  masalah
mereka seakan saya adalah belahan jiwa mereka.

Saya beruntung sekali mengenal banyak orang yang mempunyai intensitas
di atas batas normal.

Maka saya bertanya pada diri sendiri pertanyaan ini: Siapakah orang
paling bahagia yang saya tahu?  Saya menuliskan daftar mereka.
Setelah mengubah ratusan kali dari ribuan orang yang terekam dalam
otak saya, saya mengajukan sebuah pertanyaan yang lebih sulit: Apa
kesamaan di antara mereka semua?

Saya menemukan tujuh hal luar biasa yang saya lihat dalam orang-orang
yang sungguh-sungguh bahagia.

Saya menyebutnya 7 Kunci Kebahagiaan:
1.  Orang yang bahagia menciptakan takdir mereka.
2.  Orang yang bahagia sangat menyukai diri mereka.
3.  Orang yang bahagia menjaga ikatan.
4.  Orang yang bahagia merasa gembira di manapun.
5.  Orang yang bahagia menerima perubahan.
6.  Orang yang bahagia sangat percaya.
7.  Orang yang bahagia mengerjakan tujuan mereka setiap hari.

Ijinkan saya berbagi pada Anda mengapa banyak orang merasa tidak
bahagia…

TUBUH ANDA DIRANCANG UNTUK DAPAT MERASAKAN KETAKUTAN

Musuh kebahagiaan bukanlah kesedihan.

Musuh kebahagiaan bukanlah masalah.

Musuh kebahagiaan bukanlah kesepian.

Musuh kebahagiaan adalah ketakutan.

Hidup kita sangat dimotori oleh hal itu.  Kita menjalani hidup kita
dengan ketakutan.

Dalam buku cemerlang Dan Baker, What Happy People Know (Apa Yang
Diketahui Orang-orang Yang Bahagia), ia menjelaskan bagaimana sistem
tubuh kita terhubung pada ketakutan.

Otak kita mempunyai tiga bagian.  Sel otak, amygdala, dan neocortex.
Semakin primitif bagian dari otak kita, sel otak dan amygdala
diprogram untuk ketakutan.

Mengapa?  Para leluhur kita membutuhkan rasa takut untuk ketahanan
fisik mereka.  Bayangkan diri Anda hidup di alam liar dengan para
singa, serigala, dan kobra di sekeliling Anda.  Makhluk berbahaya yang
mengendap-endap di balik setiap pohon dan bayangan.

Begitu otak mereka menerima sinyal ketakutan, kelenjar endokrin
memproduksi hormon adrenalin dan cortisol.  Ini memberi mereka
kekuatan super untuk berkelahi atau lari.  Dan dalam perkelahian atau
pelarian, mereka menghabiskan adrenalin dan cortisol dalam tubuh
mereka.  Sehat dan baik.  Tapi bagaimana dengan kita yang terbiasa
duduk di belakang meja dan bekerja dengan komputer?

Kita masih memiliki mekanisme ketakutan yang sama.

Tapi kali ini, kita tidak lagi takut terhadap para singa atau kobra di
belakang pohon.

Kita takut akan tagihan kartu kredit yang terus meningkat.

Kita takut pada bos kita.

Kita takut kehilangan pekerjaan kita.

Kita takut akan anak-anak kita – apa yang akan terjadi dengan masa
depan mereka?

Kita takut pada usia 35, kita belum juga menikah.

Kita takut kita akan menjadi tua sendirian.

Kita takut akan kehabisan uang.

Kita takut akan penolakan lingkungan.

Kita takut akan kehilangan muka dan malu terhadap lingkungan.

Kita takut akan sakit-penyakit.

Dan semua ketakutan ini begitu nyata, kelenjar endokrin kita juga
memproduksi adrenalin dan cortisol.  Dan karena kita duduk di belakang
meja, sibuk dengan komputer kita, kita betul-betul tidak
menggunakannya sedikitpun.  Adrenalin dan cortisol menjadi racun dalam
tubuh kita, sedikit demi sedikit menghancurkan kesehatan kita.

Makanya, sangat sedikit orang yang merasa bahagia.

Kesimpulan: Jika Anda ingin merasa bahagia, kita perlu mengatasi
ketakutan kita.

Bagaimana caranya?

SATU-SATUNYA PENAWAR KETAKUTAN ADALAH…

Dua puluh tahun lalu, seorang teman memberi saya sebuah buku tentang
menghadapi ketakutan.

Kesombongan saya merespon padanya: “Terima kasih untuk bukunya.  Tapi
sejujurnya, saya kira saya tidak membutuhkannya.  Saya tidak tahu
mengapa, tapi ketakutan bukanlah suatu masalah bagi saya.  Saya tidak
memiliki ketakutan apapun.”

Sepuluh tahun kemudian, saya menjilat ludah saya sendiri.

Karena setelah sebuah permenungan yang dalam, saya menyadari betapa
hidup saya dimotori oleh banyak ketakutan.  Banyak hal yang saya
lakukan karena rasa takut!

Saya takut apa yang orang lain katakan tentang saya.

Saya takut gagal.

Saya takut orang yang marah.

Saya takut tidak cukup.

Dalam hidup saya, saya telah menemukan bahwa hanya ada satu hal yang
dapat mengatasi ketakutan.

Hanya ada satu hal yang lebih berkuasa dari ketakutan.

Satu-satunya penawar ketakutan adalah cinta.

Ketika Anda mengisi hidup Anda dengan cinta, ketakutan Anda akan
hilang secara alami.

Saya berbicara tentang cinta terhadap Tuhan, cinta terhadap sesama,
cinta terhadap diri sendiri, dan cinta terhadap hidup itu sendiri.
Alkitab mengatakan, Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan, dan
saya sungguh-sungguh mempercayainya.

Sebenarnya, ingat 7 Kunci Kebahagiaan yang saya tuliskan di atas?
Setiap kunci itu merupakan sebuah aspek cinta – dan setiap kunci dapat
menghalau suatu ketakutan tertentu dalam hidup Anda.  Begitu ketakutan
Anda hilang, kebahagiaan akan membanjiri jiwa Anda.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: