Posted by: cahyopa | November 14, 2009

Lima rahasia Yang harus kita temukanSebelum kita mati…

Lima rahasia Yang harus kita temukanSebelum kita mati…

Oleh : John Izzo Ph. D.

Rahasia pertama

Jujurlah pada diri sendiri .

Apakah ini hidup yg saya inginkan?

Anda hrs mengikuti kata hati anda.

Anda hrs mengetahui apa permasalahan anda .

Setelah menyuarakan inti permasalahannya

Ungkapkan apa yg kita inginkan.

Tetapi kita hrs disiplin dan

Konsisten u/ mendengarkannya.

Dan memiliki keteguhan hati u/ mengikutinya .

Jng pikirkan apa yg di pikirkan orang

dan linngkungan tentang anda .

temukan apa yg paling anda inginkan, dan kejarlah itu .

Rahasia ke dua :

Jangan ada penyesalan .

Jangan menyesali kegagalan,

Ketakutan terbesar di akhir hidup bukanlah

kematian ataupun kegagalan .

tetapi apabila kita telah berkata, “Aku harap Aku bisa”.

Kita tdk bsa menjamin kesuksesan.

Jika kita mencintai itu akan selalu beresiko penolakan.

Jika kita mengikuti sebuah mimpi,

Mungkin sesaat lagi kita akan jatuh.

Namun, kita dapat menjamin sebuah kegagalan.

Mungkin dengan memilih tidak mencoba segalanya.

Mereka mengatakan jng tambatkan dirumu di sisi lantai dansa

Melangkahlah dan ambillah kesempatan .

Rahasia  ke  3 :

Jadilah  Cinta

Cinta  adalah  satu  hal  yg  sangat  berarti.

Sediakan  waktu  u/  sesuatu  yg  anda  cintai .

Yaitu  mentiptakan  persahabatan .

Jika  ada  sesuatu  yg  hrs  anda  katakan ,

Katakanlah  segera ,

Meski  anda  merasa  tidak  siap .

Mereka  mengatakan  bahwa  Cinta

Merupakan  sumber  makna  terbesar  sekaligus

Sumber  penyesalan  terbesar .

Salah  satu  dri  mereka  mengatakan ,

Rahasianya  adalah

tidak  menjadi  orang  yg  di  cintai ,

tetapi  menjadi  orang  yg  mencintai….

Jika  anda  mencintai ,

Anda  akan  mendapatkan  balasannya

Suatu  hari .

Rahasia ke 4 :

Jalanilah hidup dengan sepenuh hati.

Mereka mengatakan bahwa semuanya berlalu begitu cepat

Sebelum sempat anda menyadarinya ,

Anda akan menjadi tua ,

Anggaplah setiap hari meruakan anugrah,

Jangan buang anugrah itu di manapun  anda berada.

Kehidupan bukanlah sebuah kontes,

Jadi jangan banding2kan diri anda dengan orang lain ,

Perbandingan adalah pencurian kebahagiaan.

Kita tidak bisa mengubah masa lalu, jadi ampuni diri anda,

Dan buatlah pilihan yg berbeda.

Jangan pula hidup di masa depan ,

Karena barang kali masa itu tidak akan pernah datang .

Jadi hidupi hari2mu

karena mungkin saja hari ini bisa-

Menjadi yang terakhir bagimu.

Berterima kasihlah .

Dan berfokuslah pada apa yg anda miliki,

bukan pada apa yg tidak anda miliki.

Rahasia terakhir ;

berikan lebih banyak dr yg anda dapatkan.

Saat saya bertanya “apa yg memberi makna pada kehidupan?”

Mereka mengatakan bahwa apa yg kita ambil dari dunia tidak memiliki arti, namun kita mengingat apa yg telah kita tinggalkan.

Temukan sesuatu yg berarti bagimu dan curahkan seluruh hatimu pada penyebabnya, penerusnya, impiannya.

Mereka berkata bahwa kebahagiaan tidak bisa di cari karena hal itu adalah sebuah pelayanan.

Mereka mengatakan kepadaku :

“Jika anda merasa tdk bahagia lakukanlah sesuatu yg positif u/ orang lain.”

Saat saya bertanya tentang “maut!”

Mereka menatakan :

Jika anda benar 2 hidup dan menemukan dan menjalankan kelima rahasia tersebut maka anda tidak akan takut u/ mati.

Apapun kesalahan yg anda buat,

berapapun kesalahan dan penyesalan yg menghantui anda, tanamlah sebuah pohon baru hari ini juga.

Jika anda menerapkan lima rahasia dengan benar,

Anda bisa melawan godaan “hakim” hidup anda.

1. Jujurah pada diri sendiri.

2. Jangan ada penyesalan.

3. Jadilah cinta.

4. Jalanilah hidup dengan sepenuh hati.

5. Dan berikan lebih banyak dari yang anda dapatkan.

Mereka mengatakan bahwa kita seharusnya menemukan hal tersebut jauh2 hari sebelum kita mati.

Posted by: cahyopa | October 24, 2009

Tipp-ex

Dalam dunia tulis menulis, tipp-ex bukanlah benda yang asing. Tipp-ex membuat si penulis dapat mengoreksi kesalahan dalam tulisannya. Dan, rasa hati jadi lebih tenang jika kita dapat mengoreksi kesalahan yang telah terjadi. Sayangnya, kehidupan kita tidak dilengkapi dengan “tipp-ex”!

Sebuah ungkapan mengatakan “penyesalan selalu datang terlambat”. Ya, biasanya kesadaran itu muncul saat sudah “kena batunya”. Orang yang menyesal kerap ingin memutar ulang kehidupan untuk mengoreksi kesalahannya, atau menghapus “noda hitam” itu dari lembaran hidupnya. Namun, hidup terus berjalan maju. Satu arah.

Jika demikian, adakah cara supaya kita tidak salah langkah? Firman Tuhan mengingatkan pada sikap yang harus diambil dalam hidup: pergunakan waktu yang ada sesuai kehendak Allah, jangan kehendak diri sendiri! Dan, kehendak Allah itu dapat kita ketahui dari firman-Nya. Inilah langkah yang benar dan bijaksana. Firman Allah selalu menjadi pedoman dan standar kita untuk menjalankan hidup yang berkenan kepada-Nya. Mungkin kehendak Allah terasa berat bagi kita; bahkan tak jarang kita harus mengorbankan keinginan diri sendiri; tetapi setialah!

Tugas apa yang Tuhan percayakan untuk Anda kerjakan hari ini? Persoalan apa yang sedang Anda hadapi saat ini? Sediakan waktu lebih untuk menguji apakah langkah yang akan kita ambil merupakan kehendak-Nya. Dan sesuai dengan cara yang diajarkan dalam firman-Nya. Hidup yang merupakan anugerah Tuhan ini terlalu berharga untuk diisi dengan segala macam pementingan diri sendiri.

SETIAP DETIK DALAM HIDUP INI TAK AKAN PERNAH TERULANG
LAKUKANLAH KEHENDAK ALLAH, AGAR KITA TAK MENYESAL KELAK

Posted by: cahyopa | October 24, 2009

Jadilah Seperti Elang

Jadilah Seperti Elang

Tidak ada seorang pun yang dapat membuatmu melayani pelanggan dengan lebih baik. Itu karena pelayanan yang baik adalah sebuah PILIHAN ..

Harvey Mackay, menceritakan sebuah kisah tentang seorang pengemudi taksi yang membuktikan hal ini.

Suatu hari ia sedang mengantri menunggu taksi
di sebuah airport. Ketika sebuah taksi mendekat hal pertama yang ia perhatikan adalah keadaan taksi tersebut yang tampak sudah digosok hingga mengkilap. Pengemudi taksi yang terlihat sangat rapi dalam kemeja putih, dasi hitam dan celana panjang hitam tersebut keluar dan memutari taksi tersebut untuk membukakan pintu untuk Harvey.

Dia memberi temanku sebuah kartu yang telah dilaminating dan berkata: “Saya Wally, supir anda. Selagi saya memasukan barang-barang anda ke bagasi, saya harap anda bersedia untuk membaca pernyataan misi saya.”

Harvey mengambil dan membaca kartu tersebut.

Di sana tertulis :

Pernyataan Misi Wally : “Untuk mengantarkan penumpang saya ke tempat tujuan mereka dengan cara tercepat, teraman, dan termurah dalam lingkungan yang bersahabat”.

Hal ini sempat membuat Harvey terkejut. Terutama ketika ia menyadari bahwa keadaan di dalam taksi tersebut persis sama dengan tampak luarnya. Bersih tanpa noda!

Sambil mengemudi, Wally berkata, “Apakah anda mau segelas kopi? Saya memiliki satu thermos kopi biasa dan satu decaf.” Sambil
bercanda teman saya berkata, “Tidak, saya lebih memilih soft drink.” Wally tersenyum dan berkata, “Tidak masalah, Saya memiliki pendingin yang berisi Cola, Diet Cola, air, dan jus jeruk.”

Harvey berkata dengan hampir tergagap, “Baiklah saya akan mengambil Diet Cola.”

Sambil memberikan minuman kepada Harvey, Wally berkata, “Bila anda membutuhkan bacaan, saya punya Wall Street journal, Time, Sport illustration dan USA Today.”

Sambil menepi, Wally menawarkan teman saya sebuah kartu berlaminating yang lain. “Ini adalah beberapa
daftar stasiun radio dan musik yang dimainkannya yang dapat diputar disini bila anda berkenan mendengarkan radio.”

Dan seakan semua itu tidak cukup, Wally memberitahu Harvey bahwa AC telah dinyalakan dan bertanya apakah suhunya sudah cukup nyaman untuknya.

Kemudian ia menyarankan rute terbaik menuju tempat tujuannya di waktu seperti saat itu. Dia juga berkata bahwa ia akan sangat senang untuk mengobrol atau menceritakan tentang beberapa pemandangan, atau jika Harvey lebih memilih untuk dibiarkan sendiri.

“Wally, tolong beri tahu
saya,” dengan kagum teman saya bertanya kepada pengemudi tersebut, “Apakah anda selalu melayani setiap penumpang seperti ini?”

Wally tersenyum melalui kaca spion depan.

“Tidak, tidak selalu, malahan hal ini baru saya lakukan dua tahun belakangan ini. Selama lima tahun pertama saya mengemudikan taksi, saya menghabiskan sebagian besar waktu saya untuk mengeluh sebagaimana yang dilakukan kebanyakan pengemudi taksi. Hingga suatu hari saya mendengar guru pengembangan pribadi, Wayne Dyer di radio. Dia baru saja menulis sebuah buku berjudul ‘Anda akan Melihatnya Ketika Anda Mempercayainya’ .”

“Dyer berkata bila kamu bangun di pagi hari dan mengharapkan hari yang baik, namun kamu sering mengeluh dan bersikap negatif terhadap setiap keadaan. Maka kamu akan mendapati hari-hari yg buruk.”

“Dia berkata, ‘Berhentilah mengeluh! Buatlah dirimu berbeda dalam kompetisi. Jangan menjadi seekor bebek. Jadilah seekor Elang’. Bebek terbiasa mengeluh sedangkan Elang terbang tinggi di angkasa dengan penuh kedamaian dan kemenangan.”

Posted by: cahyopa | October 19, 2009

Mencegah kanker hati

Penemuan terbaru mengenai kanker hati! Jangan Tidur Terlalu Malam! Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 Tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati(SGOT, SGPT) ,tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm! Selama ini hampir semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter specialis, benar benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bias memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan. Saat ini ada pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hamper 80% dari livernya (hati) sudah termakan habis. Pasien sangat terperanjat, “Bagaimana mungkin? Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal. Bagaimana mungkin hanya dalam waktu 1 tahun yang relative singkat dapat tumbuh kanker hati yang demikian besar?” Ternyata check-up yang dilakukan hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan “normal.” Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling banyak disalah pahami oleh masyarakat kita ( Taiwan ). Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati. Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal. Dokter Hsu mengatakan, SGOT dan SGPT adalah enzim yang paling banyak ditemui didalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu atau sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka SGOT dan SGPT akan lari keluar. Hal ini menyebabkan kandungan SGOT dan SGPT didalam darah meningkat. Tetapi tidak adanya peningkatan angka SGOT dan SGPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati, meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi didalam hati (liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati. Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel disekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka SGOT dan SGPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih. Penyebab utama kerusakan hati adalah : 1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama. 2. Tidak buang pada pagi hari. 3. Pola makan yang terlalu berlebihan 4. Tidak makan pagi. 5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan. 6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan. 7.. Minyak goreng yang tidak sehat.. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goring saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. 8. Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak matang 3-5 bagian. Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan. Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan “jadwalnya .” Sebab : Ø Malam hari pk 21.00 – 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun( de-toxin) dibagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan. Ø Malam hari pk 23..00 – dini hari 01.00 : saat proses de-toxin dibagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas. Ø Dini hari 01.00 – 03.00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas. Ø Dini hari 03..00 – 05.00 : de-toxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran. Ø Pagi pk 05.00 – 07.00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar. Ø Pagi pk 07.00 – 09.00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30. Makan pagi sebelum pk 07.30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, tidurlah nyenyak dan jangan bergadang. Dialih bahasakan secara bebas dari artikel berbahasa Mandarin oleh: Siwu (09 Juni 2007)

Posted by: cahyopa | October 18, 2009

EMAS DAN KEKASIH

Bacaan bagi yang, SEDANG MENCARI PASANGAN, TELAH MEMPEROLEH PASANGAN dan TELAH MENIKAH.

Alkisah seorang raja yg kaya raya & sangat baik. Ia mempunyai banyak sekali emas & kuningan. Karena terlalu banyak sehingga antara emas & kuningan tercampur menjadi satu.

Suatu hari raja yg baik hati ini memberikan hadiah emas kepada seluruh rakyatnya. Dia membuka gudangnya lalu mempersilahkan rakyatnya mengambil kepingan emas terserah mereka. Karena antara emas & kuningan tercampur menjadi satu sehingga sulit sekali dibedakan mana yg emas & mana yg kuningan, lalu mana yg emasnya 24 karat & mana yg emasnya hanya 1 karat.

Namun karena ada peraturan dari Sang Raja, yaitu bila mereka sudah MEMILIH & MENGAMBIL SATU dari emas itu, mereka tidak boleh mengembalikannya lagi.

Tetapi raja menjanjikan bagi mereka yg mendapat emas hanya 1 karat atau mereka yg mendapatkan kuningan, mereka dapat bekerja di kebun raja & merawat pemberian raja itu dengan baik, maka raja AKAN MENAMBAH & MEMBERIKAN KADAR KARAT itu sedikit demi sedikit.

Mendengar itu bersukacitalah rakyatnya, sambil mengelu-elukan rajanya. Mereka datang dari penjuru tempat dan satu persatu dari mereka dengan berhati-hati mengamat-amati benda-benda itu. Waktu yg diberikan kepada mereka semua ialah SATU SETENGAH HARI, dengan perhitungan SETENGAH HARI UTK MEMILIH, SETENGAH HARI UTK MERENUNGKAN & SETENGAH HARI LAGI UTK MEMUTUSKAN.

Para prajurit selalu siaga menjaga keamanan pemilihan emas tsb. Karena tidak jarang terjadi perebutan emas yg sama diantara mereka. Selama proses pemilihan berlangsung, seorang prajurit mencoba bertanya kpd salah seorang rakyatnya, “Apa yg kau amat-amati, sehingga satu setengah hari kau habiskan waktumu di sini?”

Jawab orang itu: “Tentu saja aku harus berhati-hati, aku harus mendapatkan emas 24 karat itu.”

Lalu tanya prajurit itu lagi: “Seandainya emas 24 karat itu tidak pernah ada, atau hanya ada satu diantara setumpuk emas ini, apakah engkau masih saja mencarinya? Sedangkan waktumu sangat terbatas?”

Jawab orang itu lagi: Tentu saja tidak, aku akan mengambil emas terakhir yg ada ditanganku begitu waktuku habis.”

Lalu prajurit itu berkeliling & ia menjumpai seorang yg tampan, melihat perangainya ia adalah seorang kaya. Bertanyalah prajurit itu kepadanya, “Hai orang kaya apa yg kau cari di sini.Bukankah engkau sudah lebih dari cukup?”

Jawab orang kaya itu, “Bagiku hidup adalah uang, kalau aku bisa mengambil emas ini tentu saja itu berarti menambah keuntunganku. “

Kemudian prajurit itu kembali mengawasi satu persatu dari mereka, maka tampak olehnya seseorang yg sejak satu hari ia selalu menggenggam kepingan emasnya. Lalu dihampirinya orang itu, “Mengapa engkau diam di sini? Tidakkah engkau memilih emas-emas itu? Atau tekadmu sudah bulat untuk mengambil emas itu?’

Mendengar perkataan prajurit itu,orang ini hanya diam saja. Maka prajurit bertanya lagi, “Atau engkau yakin bahwa itulah emas 24 karat, sehingga engkau tidak lagi berusaha mencari yg lain?”

Orang itu masih terdiam, prajurit itu semakin penasaran. Lalu ia lebih mendekat lagi, “Tidakkah engkau mendengar pertanyaanku? “

Sambil menatap prajurit, orang itu menjawab: “Tuan,saya ini orang miskin. Saya tidak pernah tahu mana yg emas & mana yg kuningan. Tetapi HATI SAYA MEMILIH EMAS INI, saya pun tidak tahu berapa kadar emas ini. Atau jika ternyata emas ini hanya kuningan pun saya juga tidak tahu.”

“Lalu mengapa engkau tidak mencoba bertanya kepada mereka atau kepadaku kalau engkau tidak tahu.” Tanya prajurit itu lagi.

“Tuan, emas & kuningan ini milik raja. Jadi menurut saya hanya raja yg tahu mana yg emas & mana yg kuningan, mana yg 1 karat & mana yg 24 karat. Tetapi satu hal yg saya percaya, janji raja untuk mengubah kuningan menjadi emas, itu yg lebih penting.” Jawabnya lugu.

Prajurit ini semakin penasaran, “Mengapa bisa begitu?”

“Bagi saya berapa pun kadar emas ini cukup buat saya. Karena kalau saya bekerja, saya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membeli emas Tuan.”

Prajurit tampak tercengang mendengar jawaban dari orang ini, lalu ia melanjutkan perkataannya, “Lagipula Tuan, peraturannya saya tidak boleh menukar emas yg sudah saya ambil. Tidakkah engkau mengambil emas-emas yg lain & menukarnya sekarang selagi masih ada waktu?” Tanya prajurit lagi.

“Saya SUDAH MENGGUNAKAN WAKTU ITU, kini waktu setengah hari terakhir saya, inilah saatnya saya mengambil keputusan. Jika saya GANTIKAN EMAS INI DENGAN YANG LAIN, BELUM TENTU SAYA MENDAPAT YG LEBIH BAIK DARI PUNYA SAYA INI. Saya memutuskan untuk mengabdi pada raja & merawat milik saya ini, untuk menjadikannya emas yg murni.”

Tak lama lagi lonceng istana berbunyi, tanda berakhir sudah kegiatan mereka. Lalu raja keluar & berdiri ditempat yg tinggi sambil berkata, “Wahai rakyatku yg kukasihi. Semua emas yg kau genggam itu adalah hadiah yg telah kuberikan. Sesuai dengan perjanjian, tidak seorang pun diperbolehkan menukar atau pun menyia-nyiakan hadiah itu. Jika didapati hal di atas maka orang itu akan MENDAPAT HUKUMAN karena ia tidak menghargai raja.”

Kata-kata raja itu disambut hangat oleh rakyatnya. Lalu sekali lagi di hadapan rakyatnya raja ingin memberitahu tentang satu hal, “Dan ketahuilah, bahwa sebenarnya tidak ada emas 24 karat itu. Hal ini dimaksudkan bahwa kalian semua harus mengabdi kepada kerajaan. Dan hanya akulah yg dapat menambah jumlah karat itu, karena akulah yg memilikinya. Selama satu setengah hari, setengah hari yg kedua yaitu saat kuberikan waktu kepada kalian semua untuk merenungkan pilihan, kalian kutunggu untuk datang kepadaku menanyakan perihal emas itu. Tetapi sayang sekali, hanya 1 orang yg datang kepadaku untuk menanyakannya. “

Demikianlah raja yg baik hati & bijaksana itu mengajar rakyatnya. Dan selama bertahun-tahun ia dengan sabar menambah karat satu persatu dari emas rakyatnya.

(Dikutip dari: “When We Have to Choice” / Kumpulan Sharing & Cerpen)
Berharap melalui alkisah di atas kita dapat merefleksi diri dalam mencari pasangan hidup:
BAGI YANG SEDANG MENCARI PASANGAN (setengah hari untuk memilih)
MEMILIH memang boleh, tapi MANUSIA TIDAK ADA YG SEMPURNA, jangan lupa emas-emas itu milik sang raja jadi hanya dia yang tahu menahu masalah itu. Artinya setiap manusia milik Tuhan, jadi berdoalah untuk berkomunikasi denganNYA tentang pasangan anda.

BAGI YANG TELAH MEMPEROLEH PASANGAN (setengah hari untuk merenungkan)
Mungkin pertama kali Anda mengenal, si dia nampak emas 24 karat. Ternyata setelah bertahun-tahun kenal, si dia hanya berkadar 10 karat. Diluar, memang KITA DIHADAPKAN DENGAN BANYAK PILIHAN, sama dengan rakyat yang memilih emas tadi. Akan tetapi pada saat KITA SUDAH MENDAPATKANNYA BELUM TENTU WAKTU KITA MELEPASKANNYA KITA MENDAPAT YG LEBIH BAIK. Jadi jika dalam tahap ini Anda merasa telah mendapatkan dia, hal yang terbaik dilakukan ialah menilai secara objective siapa dia (karena itu KETERBUKAAN & KOMUNIKASI sangat penting dalam menjalin hubungan) dan MENYELARASKAN HATI Anda bersamanya. Begitu Anda tahu tentang HAL TERJELEK dalam dirinya sebelum Anda menikah itu lebih baik. Dengan demikian Anda tidak merasa shock setelah menikah. Tinggal BAGAIMANA ANDA MENERIMANYA. Anda mampu menerimanya atau tidak, Anda mengusahakan perubahannya atau tidak. “CINTA SELALU BERJUANG” Jangan anggap tidak pernah ada masalah dalam jalan cinta Anda. Justru jika dalam tahap ini Anda tidak pernah mengalami masalah dengan pasangan Anda (TIDAK PERNAH BERTENGKAR MUNGKIN) Anda malah harus berhati-hati, karena ini adalah hubungan yg tidak sehat, berarti banyak kepura-puraan yang ditampilkan dalam hubungan Anda. Yg terpenting adalah NIAT BAIK DIANTARA PASANGAN, sehingga dengan KOMITMEN & CINTA, SEGALA SESUATU SELALU ADA JALAN KELUARNYA. Meskipun dalam tahap ini Anda masih punya waktu setengah hari lagi untuk memutuskan, artinya Anda masih dapat berganti pilihan, akan tetapi PERTIMBANGKAN DENGAN BAIK hal ini.

BAGI YANG TELAH MENIKAH (setengah hari untuk memutuskan)
Dalam tahap ini, siapa pun dia berarti Anda telah mengambil keputusan untuk memilihnya. Jangan berpikir untuk mengambil keuntungan dari pasangan Anda. Jika ini terjadi berarti Anda EGOIS, sama halnya dengan orang kaya di atas. Dan dengan demikian Anda TIDAK PERNAH PUAS DENGAN DIRI PASANGAN ANDA, maka tidak heran banyak terjadi perselingkuhan. Anda tidak boleh merasa menyesal
dengan pilihan Anda sendiri. Jangan kuatir raja selalu memperhatikan rakyatnya dan menambah kadar karat pada emasnya. Jadi percayalah kalau Tuhan pasti akan memperhatikan Anda dan DIA YANG PALING BERKUASA MENGUBAH SETIAP ORANG. Perceraian bukanlah solusi, sampai kapan kita harus menikah lalu bercerai, menikah lagi & bercerai lagi?? Ingatlah si dia adalah HADIAH, siapa pun dia terimalah dia karena sekali lagi itulah pilihan Anda. Ingat ini adalah setengah hari terakhir yaitu waktu untuk memutuskan, setelah itu Anda tidak boleh menukar atau menyia-nyiakan emas Anda. Jadi peliharalah pasangan Anda sebagaimana HADIAH TERINDAH YANG TELAH TUHAN BERIKAN. Dan apa pun yang terjadi dengan pasangan Anda komunikasikanlah dengan Tuhan, KARENA DIA YANG MEMILIKI HATI SETIAP MANUSIA…

Posted by: cahyopa | October 18, 2009

Mana Yang Lebih Anda Cintai, Pekerjaan Atau Kaos Oblong?

Sulit untuk memiliki rasa sayang kepada sesuatu atau seseorang, jika kita tidak mengenalnya. Makanya, kita memiliki frase ”tak kenal, maka tak sayang.” Dalam konteks tradisional, peribahasa itu benar adanya. Pendek kata, kenal atau tidaknya kita pada sesuatu atau seseorang sangat menentukan apakah kita memiliki rasa sayang itu atau tidak. Namun demikian, ’kenal’ itu memiliki sifat netral. Artinya jika kita ’mengenal’ sesuatu atau seseorang, tidaklah serta merta kita menyayanginya. Malah sebaliknya, bisa jadi kita membencinya. Buktinya, banyak orang yang sudah bertahun-tahun bersama, kemudian berpisah hanya karena; sekarang masing-masing sudah ’mengenal’ temannya luar-dalam.

Saya, kalau dirumah paling nyaman mengenakan kaos oblong. Meskipun memiliki beberapa koleksi kaos oblong dilemari pakaian, namun kesukaan saya pada dua kaos oblong tertentu membuat kaos oblong lain jarang dipakai. Bahkan, saya nyaris hanya menggunakan kedua kaos oblong itu secara bergiliran. Jika yang satu kotor, yang satu lagi biasanya siap pakai. Hanya jika kedua kaos oblong itu kotor sajalah saya menggunakan kaos oblong lainnya. Padahal, kedua kaos oblong favorit itu sama sekali bukanlah kaos terbaik dilemari itu. Malah sebaliknya, keduanya sudah pada usang. Selain warna putihnya yang pudar menjadi kecoklatan; keduanya pun sudah menderita bolong-bolong disana-sini. Kalau mengingat asas kepantasan, mungkin sepantasnya kedua kaos oblong bolong itu tidak dikenakan lagi. Tetapi, lha kok rasa sayang saya kepada kaos itu melebihi logika ini. Walhasil, selama saya ada dirumah, kaos oblong usang itu selalu menjadi prioritas pemakaian saya.

Saya menduga bahwa kaos oblong lapuk itu menggunakan NLP untuk mempengaruhi saya. Kecurigaan saya sangat beralasan karena setiap kali mengenakan kaos itu, saya kok merasa sangat nyaman sehingga seluruh sensori kinestetik saya benar-benar termanjakan.  Semakin lapuk kaos itu, semakin lembut belaiannya dibadan. Dan akibatnya, semakin sayang saya kepadanya. Berbahayakah ini? Bisa jadi. Sebab, sekalipun kaos oblong itu sudah bolong-bolong, saya memiliki keterikatan yang terlampau kuat, sehingga kalau ada tamu datang kerumah, saya harus berlari kekamar. Lalu berganti baju lain untuk sekedar menghormati tamu yang datang. Jika anda seorang Ketua RT, anda pasti tahu tamu yang dimaksud. Dan jika anda keranjingan kaos butut seperti saya, anda harus bolak balik kekamar hanya untuk sekedar berganti baju.

Lha, sekarang saya baru teringat bahwa fungsi istri saya melebihi fungsi kaos itu. Kalau saya sedang kesel sama dia, misalnya; karena dia terlalu sibuk ngelonin anak bungsu kami hingga ketiduran sampai pagi dikamar anak-anak, saya jadi ingat kaos oblong itu. Semakin lama, semakin cinta saya sama dia. Mengapa saya tidak semakin cinta juga kepada istri saya? Makanya, agak aneh jika manusia seperti kita berseteru dengan pasangan hidup dengan alasan; ’sudah tidak ada kecocokan lagi….’. Tuhan, saya memohon agar dalam hidup saya, hal semacam itu tidak terjadi. Esok lusa, tidak bisa kita tebak. Namun, dengan tekad, doa, dan usaha mungkin segalanya bisa berjalan baik-baik saja.

Lha, sekarang, saya juga menjadi ingat kepada pekerjaan saya. Ternyata, pekerjaan saya memiliki arti lebih besar dari kaos oblong itu. Kalau saya sedang sebel pada pekerjaan saya itu, maka saya segera teringat bahwa inilah pekerjaan yang sangat menentukan kualitas hidup saya. Dan juga keluarga saya. Dulu, ketika saya pertama kali memutuskan untuk mengambil pekerjaan ini, saya begitu bersemangat. Lantas, mengapa seiring berjalannya waktu saya sering merasa kesal dengan pekerjaan ini. Ketika atasan saya berlaku tidak adil, saya menyesal bekerja disini. Ketika jabatan saya tidak naik-naik, saya marah kepada pekerjaan saya ini. Ketika gaji saya masih juga pas-pasan, saya membenci pekerjaan saya. Ketika pelanggan-pelanggan saya menolak dan mempersulit, saya ingin sekali mengganti profesi ini.

Duh, seandainya pekerjaan saya ini tahu apa yang terjadi dengan kaos oblong itu, tentu dia akan iri. Rasa cinta saya kepada kaos oblong itu, semakin hari semakin bertambah. Semakin usang dia, semakin sayang saya. Semakin lama saya bersentuhan dengannya, semakin suka saya kepadanya. Dan seandainya pekerjaan saya ini bisa menangis, mungkin dia menangis karena saya telah mempelakukannya dengan tidak adil. Padahal, dari pekerjaan inilah saya bisa menafkahi keluarga. Lantas, mengapa saya tidak semakin cinta kepadanya ketika saya semakin tahu ’bolong-bolong’-nya.

Padahal, pekerjaan ini melayani saya dengan teknik NLP paling tinggi. Dia menggetarkan rasa disekujur tubuh saya ketika atasan menepuk bahu saya. Dia memanjakan pendengaran saya ketika pelanggan mengatakan:”Terimakasih atas bantuannya ya Mas….”. Dia juga menggelitik lidah saya ketika teman dikantor mengajak makan siang bersama diacara ulang tahunnya. Dia membuat mata saya berbinar-binar ketika melihat angka-angka pencapaian yang tinggi. Dia, membius saya dengan aroma wangi khas bahan-bahan parfum ruang kerja saya yang bercampur dengan debu-debu diatas kardus yang bertumpuk-tumpuk. Lebih dari itu, dia menentramkan hati saya, karena dengan pekerjaan ini; saya jadi tahu bahwa bulan depan, ada rejeki yang akan saya dapatkan. Tidak seperti mereka yang tidak memiliki pekerjaan seperti saya. Jadi, mengapa kepada pekerjaan ini saya tidak semakin sayang, ketika saya semakin mengenalnya lebih dalam?

Posted by: cahyopa | October 17, 2009

Apa Yang Akan Terjadi Setelah Ini?

Ada kalanya kita berharap untuk bisa mengetahui apa yang akan terjadi dimasa mendatang. Namun, bahkan seorang peramal terbaikpun tidak benar-benar tahu apa yang akan terjadi esok. Yang bisa kita ketahui hanyalah sederetan kemungkinan. Alasan mengapa semua itu disebut kemungkinan adalah karena hal itu mungkin terjadi, mungkin juga tidak.

Ada sebuah kisah tentang seorang karyawan yang bekerja lembur hingga larut malam dikantornya. Tiba-tiba, ada pesan aneh dilayar monitor komputernya. Sebelum mengklik pesan itu, sempat terlintas dipikirannya;”jangan-jangan pesan aneh ini mengandung virus….” Tetapi, tampilan yang menarik mengalahkan kewaspadaannya. ”Ah, mumpung tidak ada orang lain dikantor,” pikirnya. Tetapi, begitu dia meng-klik pop-up itu, serta merta saja isi komputernya diacak-acak virus. Dan karena komputernya terhubung ke jaringan kantor, maka seluruh sistem dikantornya terinfeksi. Setelah semua kekacauan itu, dilayar komputernya muncul sebuah gambar mahluk bertanduk merah dan berekor tombak, yang berkata; ”Now, explain this to your boss!!!”

Rupanya, hidup kita juga kurang lebih demikian. Kita tidak sungguh-sungguh tahu apa yang akan terjadi sepersekian detik setelah ’saat ini’. Sehingga ketika menjalani hidup, sesungguhnya kita dihadapkan pada banyak kemungkinan. Mungkin hidup kita menjadi lebih baik, atau sebaliknya menjadi lebih buruk. Lantas, bagaimana kita bisa tahu semua itu? Karena sejatinya kita semua ingin agar hari esok kita senantiasa lebih baik dari hari ini. Tetapi, seperti pesan pop-up dilayar komputer itu; kita tidak tahu apa yang tersembunyi dibalik setiap peristiwa, setelah kita meng-klik-nya.

Setiap pakar internet berbagi sebuah gagasan yang sama. Gagasan itu berbunyi;”Hanya link atau lampiran yang datang dari sumber terpercaya saja yang patut dibuka.” Dengan value ini, para pakar internet etis bersedia saling memberi komitment untuk tidak secara sengaja mengirim link yang berbahaya. Oleh karena itu, ketika kita mendapatkan pesan dari teman kita, kita percaya bahwa itu baik adanya. Sehingga, setiap kali kita mendapatkan pesan dari teman terpercaya, kita tidak memiliki sedikitpun keraguan untuk membukanya. Dan dengan cara itu, kita bisa saling menjaga.

Kelihatannya, prinsip itu berlaku juga dengan hidup kita. Kita akan baik-baik saja jika tetap konsisten untuk hanya meng-klik link-link yang datangnya dari sumber-sumber terpercaya. Namun demikian, kita semua percaya bahwa segala sesuatu yang mutlak bukanlah milik para manusia, sehebat apapun dirinya. Sebab satu-satunya pemilik kemutlakan adalah dzat yang maha mutlak sendiri.  Sehingga, sejatinya kita memiliki keyakinan yang lebih tinggi untuk mengklik link yang dikirimkan oleh Tuhan kepada kita. Tanpa harus mengkhawatirkan kemana link ini akan membawa hidup kita. Bahkan sekalipun kelihatannya itu menuju sebuah jalan yang berliku.

Bayangkan jika kita bisa menerima apapun yang Tuhan mau kita ’klik’ dalam komputer kehidupan kita. Kita pasrah saja kepada apa maunya Dia. Kita terima saja apa yang Dia mau kita terima. Mungkin kita bisa terbebas dari keluh kesah ini. Mungkin kita bisa merdeka dari risau ini. Mungkin kita bisa keluar dari ragu ini. Sebab, kita percaya bahwa semua yang datang darinya pastilah hanya kebaikan saja. Sehingga, ketika Dia mengirimi kita dengan rona-rona indah kehidupan, kita tidak terlena untuk berbalik lupa kepadaNya. Sebaliknya, ketika Dia menguji kita dengan awan dan halilintar yang mendebarkan, kita tidak terlampau takut untuk menjalaninya.

Dia adalah yang terpercaya. Sehingga kita percaya bahwa apapun yang Dia pilihkan untuk kita, adalah yang terbaik bagi kita. Yang perlu kita lakukan untuk menyambut kepercayaan itu adalah; mengklik isyarat link nya dengan sepenuh hati dan segenap potensi. Sebab, jika kita menjalani semuanya dengan seluruh potensi diri dan daya hidup yang kita miliki, maka kita mempunyai kesempatan untuk bersiap diri menghadapi segala kemungkinan yang Dia hamparkan dimasa depan.  Dan kita, bisa menghadapinya tanpa keraguan.  Jika gagal sekalipun, mungkin kita bisa memperbaikinya lain kali.

Pertanyaannya adalah;”Bagaimana kita bisa tahu bahwa kita bisa menjalani semua keputusanNya?” Kita tahu karena kita percaya bahwa Dia menciptakan kita dengan penuh perhitungan. Dia tahu bahan baku untuk membuat kita. Karakteristiknya, dan batas kekuatannya. Karenanya, Dia tahu sampai dimana kita bisa menerima tempaan dariNya. Dia sudah memperhitungkan beban seperti apa yang bisa kita terima. Sehingga, Dia hanya akan membebani kita sesuai dengan kemampuan kita. Tantangannya adalah; sudahkah kita menggunakan seluruh daya hidup yang kita miliki untuk menjalaninya?

Posted by: cahyopa | October 17, 2009

Kearifan Emas

Seorang pemuda mendatangi Zun-Nun dan bertanya, “Guru, saya tak mengerti mengapa orang
seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di masa
seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat diperlukan, bukan hanya untuk penampilan
melainkan juga untuk banyak tujuan lain?”

Sang guru hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya lalu
berkata, “Sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi terlebih dahulu lakukan satu hal
untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Bisakah kamu
menjualnya seharga satu keping emas?”

Melihat cincin Zun-Nun yang kotor, pemuda tadi merasa ragu. “Satu keping emas? Saya
tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu.”

“Cobalah dulu, sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil.”

Pemuda itu pun bergegas ke pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang kain,
pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada yang lainnya. Ternyata, tak
seorang pun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka menawarnya hanya satu keping
perak. Tentu saja pemuda itu tak berani menjualnya dengan harga satu keping perak. Ia
kembali ke padepokan Zun-Nun dan melapor, “Guru, tak seorang pun berani menawar lebih
dari satu keping perak.”

Zun-Nun sambil tetap tersenyum arif berkata, “Sekarang pergilah kamu ke toko emas di
belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana.
Jangan buka harga, dengarkan saja bagaimana ia memberikan penilaian.”

Pemuda itu bergegas pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali kepada Zun-Nun dengan
raut wajah yang lain. Ia kemudian melapor, “Guru, ternyata para pedagang di pasar tidak
tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu
keping emas. Rupanya nilai cincin ini seribu kali lebih tinggi daripada yang ditawar
oleh para pedagang di pasar.”

Zun-Nun tersenyum simpul sambil berujar lirih, “Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi
sobat muda. Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya. Hanya ‘para pedagang sayur, ikan
dan daging di pasar’ yang menilai demikian. Namun tidak bagi ‘pedagang emas’.”

“Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika
kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk menjenguknya. Dan itu
butuh proses, wahai sobat mudaku. Kita tak bisa menilainya hanya dengan tutur kata dan
sikap yang kita dengar dan lihat sekilas. Seringkali yang disangka emas ternyata loyang
dan yang kita lihat sebagai loyang ternyata emas.”

Posted by: cahyopa | October 17, 2009

JAM BIOLOGIS TUBUH MANUSIA

JAM BIOLOGIS TUBUH MANUSIA

Pernahkah Anda bertanya, mengapa saat malam kita mengantuk? Atau mengapa bila masyarakat pedesaan yang belum ada listrik cenderung tidur lebih cepat? Jawabannya adalah karena adanya hormon melatonin.

SCN akan memerintahkan tubuh untuk mengeluarkan hormon melatonin ini saat hari sudah gelap. Selanjutnya, hormon melatonin akan memerintahkan tubuh untuk beristirahat.

Namun dengan kehadiran lampu listrik yang membuat suasana malam hari menjadi terang menghambat dikeluarkannya hormon melatonin, sehingga saat ini jam tidur manusia lebih larut malam daripada sebelumnya.

Tubuh kita mudah beradaptasi. Misalnya, untuk pekerja yang bekerja saat malam hari, SCN akan beradaptasi dalam mengeluarkan hormon melatonin sehingga mereka akan tetap terjaga walaupun hari sudah gelap.

Bila malam semakin larut, kita akan lebih merasakan kantuk, ini disebabkan hormon melatonin yang dihasilkan semakin meningkat dan juga turunnya suhu tubuh dan tekanan darah dalam tubuh.

Hormon Dalam Tubuh Saat Kita Tidur

Agar dapat memperbaiki sel-sel yang rusak, tubuh membutuhkan tidur. Tidur sehat manusia adalah 7 sampai 9 jam setiap hari. Perbaikan sel ini dipicu oleh hormon yang bernama Human Growth Hormone (HGH).

Karena itu, dengan tidur yang cukup rata-rata 8 jam per hari, sama saja dengan membiarkan tubuh Anda memulihkan tubuh kembali. Tentu ini akan membuat Anda bangun dengan sehat pada pagi hari setelah tidur yang cukup.

Makan makanan asin dapat membuat tubuh dehidrasi, sehingga dapat mengalami retensi air yang menyebabkan hipertensi ringan, akibatnya proses perbaikan sel terganggu dan tidur Anda terganggu.

Mengkonsumsi makanan manis dapat membuat kita sulit tidur karena otak akan memerintahkan untuk mengeluarkan hormon insulin. Akibatnya gula yang ada dalam pembuluh darah akan disimpan dalam sel otot, hati dan lemak.

Karena kadar gula dalam tubuh rendah, otak akan memerintahkan untuk mengeluarkan hormon kortisol yang memecah lemak menjadi gula. Efek samping dari hormon kortisol adalah dapat memicu stres sehingga waktu tidur Anda akan terganggu karena rasa stres yang ada.

Mengapa Anda Mampu Menahan Kencing saat Tidur?

Pernahkah Anda bertanya mengapa meskipun tidur lebih dari 8 jam, Anda tidak merasakan ingin buang air kecil pada saat tertidur? Saat kita tidur, tubuh memproduksi hormon vasopressin yang menghambat pengeluaran urine sehingga kita bisa tidur tanpa terganggu harus ke kamar kecil.

Jam Biologis Pagi Hari

Saat pagi hari, minumlah segelas air hangat yang akan mendorong enzim-enzim yang ada dalam mulut ke dalam lambung untuk proses detoksifikasi. Tunggu 20 menit sebelum Anda mengkonsumsi sarapan atau minuman lainnya, karena bila waktu kurang dari 20 menit, manfaat yang dihasilkan kurang optimal.

Olahraga pada jam 5 pagi kurang bermanfaat karena suhu tubuh masih rendah dan otot belum panas. Berolahragalah jam 7 pagi. Pada jam ini tubuh menghasilkan hormon serotonin yang meningkatkan mood. Berjemur di bawah sinar matahari pagi dapat meningkatkan produksi hormon ini.

Tubuh kita berada dalam kondisi optimal 3 jam setelah bangun tidur. Saat itu, darah sudah mengaliri tubuh dengan sempurna sehingga semua zat yang dibutuhkan tubuh dapat terpenuhi dengan baik.

Jam Biologis Tubuh Lainnya

Saat tepat untuk perawatan kulit adalah jam 16.00 karena pada saat itu tubuh dalam suhu yang paling tinggi sehingga pori-pori terbuka dan nutrisi terserap sempurna.

Jam 17.00 tubuh dalam kondisi puncak dalam menahan rasa sakit, sehingga tepat bila ingin ke dokter gigi atau di suntik.

Jam 18.00 merupakan saat yang tepat untuk berolahraga, karena kekuatan dan fleksibilitas tubuh dalm kondisi puncak. Disebabkan kandungan glikogen pada saat itu di dalam tubuh cukup banyak.

Glikogen merupakan simpanan karbohidrat dalam bentuk glukosa di dalam tubuh yang berfungsi sebagai salah satu sumber energi.

(fw.nnk.ykk)

With GOD’s Love

Posted by: cahyopa | October 17, 2009

Kapan Kita Boleh Menyerah?

”Habis gelap, terbitlah terang,” demikian Ibu Kartini memesankan. Setiap situasi sulit, pasti ada akhirnya. Masalahnya, kita sering tidak tahu kapan kesulitan itu akan berakhir sehingga tidak mudah untuk memutuskan apakah harus menyerah dan berhenti sampai disini saja, ataukah kita mesti bertahan ’sebentar’ lagi? Jika berhenti, boleh jadi kita kehilangan momentum karena bisa saja sebenarnya kita sudah berada pada ’detik-detik’ menjelang akhir itu. Tapi, kalau harus terus, sampai kapan?

Anda tentu tahu bahwa kemajuan teknologi memungkinkan kita menggunakan ban mobil tanpa ban dalam. Ban sejenis itu bernama ’Tubeless Tyre’. Namun, lidah ketimuran kita lebih mudah menyebutnya sebagai ban cubles, alias ban tanpa ban dalam. Kekaguman saya terhadap ban cubles seolah tidak pernah habis-habisnya. Pertama karena dia mengajari kita untuk mengubah paradigma. Semula, yang namanya ban, ya mutlak mesti ada ban dalam. Jadi, tanpa ban dalam, ban tidak bisa dipompa. Ban cubles mengenalkan kita kepada paradigma baru bahwa tanpa ban dalam pun ternyata kita bisa mendapatkan fungsi ban sebagaimana mestinya.

Jika hari ini kita bisa mengubah paradigma tentang ban yang ternyata tidak harus selalu memiliki ban dalam, mungkinkah kita juga mengubah paradigma kita tentang hidup? Misalnya, kita sering percaya bahwa untuk bisa berhasil kita mesti memiliki ’ini dan itu’. Tanpa semua ’ini dan itu’ itu, tidaklah mungkin kita berhasil. Jika hingga saat ini kita belum juga berhasil, barangkali bukan karena kita tidak memiliki ’ini dan itu’ itu. Sebab, ban cubles itu sudah menunjukkan bahwa tanpa ban dalam pun dia tidak kehilangan fungsinya sebagai ban.  Boleh jadi, paradigma lama telah menjadikan pandangan kita agak gelap. Sehingga kita tidak melihat kemungkinan lain untuk berhasil, selain semua ’keharusan’ dan ’persyaratan’ yang kita buat sendiri itu.

Kekaguman  saya berikutnya pada ban cubles adalah pada daya tahannya. Beberapa kali ban mobil saya terkena paku. Namun, ban cubles itu tidak pernah mengecewakan saya. Jika ban tradisional terkena paku, maka pada detik itu juga akan langsung gembos. Dia bisa meledak dengan bunyi yang sanggup menggetarkan jantung hingga nyaris copot. Bahkan, jika itu terjadi disaat kendaraan melaju kencang, bisa menyebabkan kecelakaan. Tapi, ban cubles tidak demikian. Seperti yang saya alami dimusim liburan tahun ini. Saya sedang berada diluar kota ketika mendapati ban mobil kami kempes. Karena kebanyakan orang sedang mudik, maka sebagian besar tambal ban pada tutup. Ketika ada satu yang masih buka, saya tidak bisa berharap banyak karena perlengkapan yang dimilikinya tidak memungkinkan untuk membongkar ban. Praktis yang bisa dilakukannya hanya menambah angin saja. Dengan ijin Tuhan, saya berhasil menyelesaikan perjalanan sekitar 200 kilometer dengan nyaman dan aman.

Keesokan harinya, saya membongkar ban itu. Benar saja, ada paku ulir yang tertancap disana. Saya kagum karena ban cubles itu tidak langsung meledak saat tertusuk paku. Saya lebih kagum lagi karena ada paku lain yang menancap dibagian lainnya. Bahkan terkena dua paku pun dia tidak mengeluh. Dan saya lebih kagum lagi karena ternyata ada satu paku lainnya lagi yang menghunjam kedalam ban itu. Saya tidak habis pikir, bagaimana ban itu bisa bertahan sedemikian kuatnya padahal kedalam tubuhnya ditancapkan tiga buah paku tajam.

Ketahanan semacam ini yang barangkali jarang dimiliki oleh manusia seperti kita. Kita sering terlalu cengeng untuk bisa memendam rasa pedih dan perih ini. Lalu memilih untuk berhenti daripada terus berlari seiring dengan perputaran roda kehidupan ini. Sedangkan ban cubless itu. Dia bertahan dalam nyeri itu sedemikian tenangnya sehingga dalam keadaan terluka oleh tiga buah pakupun tiada mengeluh. Dia tidak mejerit-jerit. Dia tidak beteriak-teriak, apalagi sampai meledak.  Dengan tubuh penuh luka itu, dia tabah memikul beban dipundaknya, kemudian terus berlari mengimbangi gerakan roda-roda lainnya.

Mari sekali lagi kita bandingkan, apakah sikap kita lebih mirip ban tradisional yang langsung gembos ketika tertusuk paku kecil sekalipun. Lalu merengek mogok dan meminta berhenti. Atau, mungkin kita sudah memiliki ketangguhan. Katabahan. Dan ketahanan tingkat tinggi seperti yang dimiliki oleh ban cubles itu.  Memang. Kita tidak pernah tahu kapan terang itu akan terbit. Seperti halnya kita tidak tahu, kapan tempaan ini akan berakhir dalam penyelesaian yang indah. Namun, jika kita memiliki sikap seperti ban cubles itu; setidak-tidaknya, kita tidak mudah dibuat menyerah. Ban cubles itu baru akan menyerah setelah tak ada lagi udara yang sanggup ditahannya didalam. Seolah dia berprinsip; ”sampai tetes udara penghabisan.” Seperti semboyan yang selalu dikatakan para pejuang sejati:”sampai titik darah penghabisan.” Sehingga, selama hayat masih dikandung badan, mereka tidak akan berhenti berjuang.

Andai saja kita bisa meniru ban cubles itu. Mungkin, kita bisa menjadi pribadi-pribadi yang tangguh. Dengan sikap tidak mudah menyerah itu, kita mempunyai peluang untuk tiba diakhir gelap, agar bisa menikmati terang. Sebab, sehabis gelap, terbitlah terang. Karena dalam setiap kesulitan, selalu ada kemudahan. Mudah-mudahan.

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.